5 Tips Bagi Pemilik Mobil yang Gak Punya Garasi

Biar gak melanggar Perda

5 Tips Bagi Pemilik Mobil yang Gak Punya Garasi yorkpress.co.uk

Line IDN Times

Pengguna kendaraan roda empat di Jakarta, sebentar lagi harus bersiap dengan peraturan baru. Bagi mereka yang punya mobil, wajib untuk memiliki garasi sebagai tempat parkir mobil mereka. Apabila tidak, maka sanksi dari pemerintah siap menanti. Aturan ini didasarkan pada Peraturan Daerah DKI Nomor 5 Tahun 2017 tentang Transportasi.

Tak bisa dipungkiri bahwa keberadaan mobil di badan jalan sangatlah mengganggu kepentingan umum maupun kenyamanan para pengguna jalan lainnya. Sayangnya, pemilik mobil memang masih banyak yang tak memiliki garasi pribadi. Nah, biar gak pusing, berikut beberapa tips bagi penegndara tak bergarasi pribadi agar tak terkena tilang:

1. Gunakan lahan parkir sewaan di dekat rumah.

Menyewa lahan parkir sewaan di dekat rumah akan membantu para pemilik mobil yang belum memiliki garasi untuk memarkirkan mobilnya. Cara ini dinilai ampuh dan lebih efektif meskipun dikenai biaya oleh pihak terkait.

2. Parkir mobil di rumah salah satu anggota keluarga yang luas.

Punya anggota keluarga yang memiliki lahan luas di rumahnya? Jika iya, parkirkan saja mobil kamu di rumah anggota keluarga tersebut. Kebanyakan pemilik mobil memarkirkan mobil mereka di rumah orangtua. Jangan lupa untuk memberikan kompensasi yang layak sebagai bantuan karena sudah menyediakan tempat untuk mobil kamu.

3. Hilangkan ruang tamu untuk dijadikan garasi.

Renovasi rumah bisa menjadi solusi terbaik untuk menciptakan garasi mobil. Terkadang ada bagian dari rumah yang harus dikorbankan, salah satunya ruang tamu atau kamar yang berada di bagian depan ruangan. Namun, hal ini lebih efektif daripada menggunakan badan jalan untuk memarkirkan mobil. Lebih baik berinisiatif untuk menciptakan garasi sendiri.

Baca juga: Di Jepang, Hanya Pemilik Lahan Parkir yang Boleh Punya Mobil.

4. Menyewa lahan tetangga yang lebih luas untuk parkir sementara.

Lakukan survei untuk mengecek lahan tetangga yang luas di dekat rumah. Setelah itu negosiasi dengan mereka apakah bersedia menyewakan lahan untuk memarkirkan mobil kamu. Keuntungannya adalah lokasi parkir kamu tidak jauh dari rumah.

5. Parkirkan mobil di tempat kerja untuk sementara waktu.

Solusi sementara yang mungkin efektif sampai kamu menemukan lahan parkir yang tepat, atau sudah merenovasi rumah untuk membuat garasi. Kamu bisa memarkirkan mobil di tempat kerja. Keuntungannya adalah dalam segi keamanan yang memadai. Namun, kerugiannya adalah saat pulang kerja kamu harus bergantung pada alat transportasi. Selain itu, mobil tersebut juga tak langsung ada saat kamu membutuhkannya.

Baca juga: Solusi Macet, Jakarta Pertimbangkan Tarif Parkir Rp 50 ribu.

Read More
ARTIKEL REKOMENDASI